Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Bulutangkis

2 Teknik Servis pada Permainan Bulutangkis

SERVIS/SERVE Dalam aturan permainan bulutangkis, servis merupakan modal awal untuk bisa memenangkan pertandingan. Seorang pemain yang tidak bisa melakukan servis dengan benar akan terkena fault. Namun, banyak pelatih dan pemain tidak memberikan perhatian khusus untuk melatih dan menguasai teknik dasar ini. Dalam permainan bulutangkis, ada tiga jenis servis, yaitu servis pendek, servis panjang, dan servis flick atau setengah tinggi. Namun, biasanya servis digabungkan ke dalam jenis forehand dan backhand. Masing-masing jenis ini bervariasi pelaksanaannya sesuai dengan permainan di lapangan. 1. SERVIS FOREHAND a.) Servis Forehand Pendek Servis Forehand Pendek. Sumber: bulutangkis.com - Tujuan servis pendek adalah untuk memaksa lawan tidak bisa melakukan serangan. Dalam hal ini, lawan dipaksa berada dalam posisi bertahan. - Variasi arah dan sasaran servis pendek dapat dilatih secara serius dan sistematis. - Cara latihan adalah kaki kiri depan dan kaki kanan di ...

Footwork, Sikap, dan Posisi dalam Permainan Bulutangkis

FOOTWORK Setelah kita mempelajari bagaimana cara memegang raket yang benar, nah sekarang kita akan membahas gerakan footwork, sikap, dan posisi dalam permainan bulutangkis.  Footwork adalah gerak kaki untuk mendekatkan diri pada posisi jatuhnya shuttlecock, sehingga pemain dapat melakukan pukulan dengan mudah.  Pemain bulutangkis (Gideon) sedang melakukan footwork ke belakang untuk menjangkau shuttlecock. Sumber: kompas.com Footwork dapat dilakukan maju, mundur, ke kiri, kanan, atau menyudut dengan titik pusatnya adalah selalu berada di tengah lapangan. Arah footwork. Sumber: Bulutangkis Otodidak Sebagai dasar Kerja kaki, setiap kali setelah melakukan pukulan atlet harus segera kembali ke posisi siap ditengah lapangan. Yang lebih penting adalah atlet hendaknya tidak bergerak pada saat lawan melakukan pukulan. Kerja kaki sangat penting karena atlet tidak mungkin dapat memukul secara efisien atau mengontrol shuttlecock, bila ia tidak bera...

4 Teknik Dasar Memegang Raket pada Permainan Bulutangkis

TEKNIK DASAR MEMEGANG RAKET BULUTANGKIS Untuk dapat bermain bulu tangkis dengan baik, terlebih dahulu kita harus memahami bagaimana cara bermain bulu tangkis dan menguasai beberapa teknik atau keterampilan dasar dalam bulutangkis. Keterampilan teknik dasar permainan bulutangkis yang perlu dipelajari secara umum dapat dikelompokkan ke dalam beberapa bagian yaitu : CARA MEMEGANG RAKET (GRIP) Permainan bulu tangkis dikenal sebagai olahraga yang banyak menggunakan pergelangan tangan. Karena itu, benar tidaknya cara memegang raket aknn sangat menentukan kualitas pukulan seorang pemain. Cara memegang raket yang benar adalah dengan menggunakan jari-jari tangan (ruas jari tangan) secara luwes, rileks, namun harus tetap bertenaga pada saat memukul shuttlecock. Pada dasarnya, dikenal beberapa cara memegang raket. Namun hanya dua bentuk pegangan yang sering digunakan dalam praktik, yaitu cara memegang raket forehand dan backhand. Semua jenis pukulan dalam bulutangkis dilakukan dengan kedua j...

Postingan populer dari blog ini

Footwork, Sikap, dan Posisi dalam Permainan Bulutangkis

FOOTWORK Setelah kita mempelajari bagaimana cara memegang raket yang benar, nah sekarang kita akan membahas gerakan footwork, sikap, dan posisi dalam permainan bulutangkis.  Footwork adalah gerak kaki untuk mendekatkan diri pada posisi jatuhnya shuttlecock, sehingga pemain dapat melakukan pukulan dengan mudah.  Pemain bulutangkis (Gideon) sedang melakukan footwork ke belakang untuk menjangkau shuttlecock. Sumber: kompas.com Footwork dapat dilakukan maju, mundur, ke kiri, kanan, atau menyudut dengan titik pusatnya adalah selalu berada di tengah lapangan. Arah footwork. Sumber: Bulutangkis Otodidak Sebagai dasar Kerja kaki, setiap kali setelah melakukan pukulan atlet harus segera kembali ke posisi siap ditengah lapangan. Yang lebih penting adalah atlet hendaknya tidak bergerak pada saat lawan melakukan pukulan. Kerja kaki sangat penting karena atlet tidak mungkin dapat memukul secara efisien atau mengontrol shuttlecock, bila ia tidak bera...

Variasi Kombinasi dan Gerak Dasar pada Permainan Bola Basket

Variasi Kombinasi dan Gerak Dasar pada Permainan Bola Basket Halo sobat, bagaimana kabarnya, saya harap semuanya baik dan bahagia selalu. Pada kesempatan kali ini saya akan mengulas tentang gerak dasar pada permainan bola basket, gerak variasi, serta kombinasinya. Ketika kita bermain bola basket, kita akan bergerak untuk mencetak poin, dan untuk mencetak poin tidak hanya mengandalkan satu gerak. Permainan bola basket memerlukan variasi dan kombinasi gerak dasar. Lalu apa saja variasi dan kombinasi gerak dasar dalam permainan bola basket? Simak penjelasannya. 1. VARIASI GERAK DASAR LOKOMOTOR DAN KOMBINASI GERAK DASAR MANIPULATIF Kita tentu pernah melihat permainan bola basket, bukan? Baik secara langsung ataupun melalui media sosial dan televisi. Permainan bola basket bertujuan memasukkan bola ke ring lawan sebanyak-banyaknya. Akan tetapi, kita pun harus mempertahankan ring basket sendiri dari lawan agar tidak kemasukan bola. Memasukkan bola ke ring lawan dan mempertahankan ring se...

Penjelasan Lengkap tentang Sprint, Lari Cepat, Lari Jarak Pendek (Atletik)

SPRINT Cabang olahraga lari menurut jarak yang ditempuhnya terbagi menjadi 3 kelompok yaitu jarak pendek, jarak menengah, dan jarak jauh (marathon). Adapun lari yang lainnya adalah lari estafet, dan lari gawang. Lari jarak pendek disebut dengan istilah sprint atau lari cepat. Sprint merupakan suatu perlombaan lari. Peserta berlari dengan kecepatan penuh sepanjang jarak yang harus ditempuh. Disebut dengan lari cepat karena jarak yang ditempuh adalah pendek atau dekat. Jadi, dalaam nomor lari ini yang diutamakan adalah kecepatan yang maksimal mulai dari awal lari ( start) Sampai ( finish). Sumber:  pixabay.com Mengingat dalam lari ini yang diutamakan adalah kecepatan maka kekuatan fisik yang prima sangat diperlukan. Adapun jarak yanh ditempuh adalah 100 m, 200 m, dan 400 m. Biasanya lari diikuti oleh pria dan wanita. Kelangsungan gerak pada sprint, baik lari 100 m, 200 m, maupun 400 m, secara teknis semua sama. Kalau ada perbedaan hanyalah terletak pada penghematan penggunaan ...